<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Coretan kecil</title>
	<atom:link href="http://lianatown.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://lianatown.wordpress.com</link>
	<description>Jadikan lebih baik</description>
	<lastBuildDate>Mon, 17 Nov 2008 18:18:58 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='lianatown.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/d2ba6a7a2a98c2e85ea31091cf29ee73?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Coretan kecil</title>
		<link>http://lianatown.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>9 KESALAHAN MERAWAT BAYI dan MENGHINDARINYA</title>
		<link>http://lianatown.wordpress.com/2008/11/17/9-kesalahan-merawat-bayi-menghindarinya/</link>
		<comments>http://lianatown.wordpress.com/2008/11/17/9-kesalahan-merawat-bayi-menghindarinya/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 Nov 2008 17:20:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lianatown</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[bayi]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[merawat bayi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lianatown.wordpress.com/?p=94</guid>
		<description><![CDATA[Walaupun orang tua sudah berusaha merawat bayinya sebaik mungkin dan sarat dengan teori-teori yang dibaca dari buku-buku mengenai cara merawat bayi/anak, ibu dan ayah yang baru memiliki bayi masih sering melakukan kesalahan.
Mulai dari bayi yang tidak berhenti menangis sampai ke harus ruang gawat darurat sebuah rumah sakit. Berikut kesalahan yang kerap dilakukan dan cara mengatasinya.
1. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lianatown.wordpress.com&blog=4975432&post=94&subd=lianatown&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Walaupun orang tua sudah berusaha merawat bayinya sebaik mungkin dan sarat dengan teori-teori yang dibaca dari buku-buku mengenai cara merawat bayi/anak, ibu dan ayah yang baru memiliki bayi masih sering melakukan kesalahan.</p>
<p>Mulai dari bayi yang tidak berhenti menangis sampai ke harus ruang gawat darurat sebuah rumah sakit. Berikut kesalahan yang kerap dilakukan dan cara mengatasinya.</p>
<p><strong>1. Menengok bayi yang baru lahir</strong></p>
<p>Bayi berusia di bawah enam bulan memerlukan waktu untuk membentuk sistem ketahanan tubuh yang kuat. Oleh sebab itu, Anda tidak boleh sungkan-sungkan meminta teman dan kerabat yang datang untuk mencuci tangan sebelum memegang bayi Anda dan minta kepada mereka untuk tidak berada terlalu dekat dengan bayi, terutama bila mereka sedang batuk atau flu.</p>
<p>Selain itu, hindari keramaian. Bila harus membawa si kecil keluar rumah, gendong anak dan hadapkan mukanya ke wajah Anda untuk menghindari orang yang tak dikenal berada dekat-dekat dengannya,</p>
<p><strong>2. Pakaian</strong></p>
<p>Bayi yang baru lahir sangat mudah kepanasan. Jadi, sebaiknya pakaikan baju yang tidak terlalu tertutup. Kenakan baju bayi sesuai cuaca sehingga dia tidak merasa terlalu kepanasan atau terlalu kedinginan.<span id="more-94"></span></p>
<p><strong>3. Kunci sebagai pengganti mainan</strong></p>
<p>Membiarkan anak Anda bermain dengan kunci sebagai pengganti mainan akan berisiko kunci tersebut dimasukkan ke dalam mulutnya. Bila gigi si kecil mulai tumbuh, simpan kunci-kunci karena kunci biasanya mengandung timah.</p>
<p>Walaupun kadarnya rendah, tetap merupakan salah satu faktor penyebab penurunan IQ. Kadar timah yang tinggi dapat menyebabkan kerusakan otak.</p>
<p><strong>4. Tidur tengkurap</strong></p>
<p>Penelitian menunjukkan, bayi yang tidur tengkurap di atas selimut yang lembut berisiko 21 kali lipat terserang SIDS (sudden infant death syndrome/sindroma kematian bayi mendadak) dibanding bayi yang tidur telentang di atas selimut yang tak terlalu lembut atau mudah bergeser.</p>
<p><strong>5. Kekurangan cairan pada bayi yang tidak rewel</strong></p>
<p>Ada bayi yang tenang dan tidak rewel dan orang tua mengira bayinya tidak lapar. Hal ini ternyata keliru. Beri makanan pada bayi secara teratur dan perhatikan apakah ia sudah cukup makan atau belum.</p>
<p>Tanda-tanda seorang bayi cukup makan adalah bila bayi mengompol paling tidak 6 kali dalam sehari pada usia satu minggu pertama sesudah kelahirannya. Bila Anda tidak melihat tanda-tanda ini, konsultasikan ke dokter.</p>
<p><strong>6. Antibiotik</strong></p>
<p>Banyak orang tua yang meminta dokter untuk memberikan antibiotik pada buah hatinya yang sedang sakit. Antibiotik tidak baik untuk penyakit yang disebabkan oleh virus yang umum seperti flu, muntah-muntah, diare, dan sakit tenggorokan (kecuali bila infeksi yang disebabkan oleh bakteri streptokokus). Selain itu, kebiasaan mengonsumsi antibiotik menyebabkan bayi menjadi kebal dan pada saat yang diperlukan antibiotik menjadi tidak berfungsi.</p>
<p><strong>7. Dosis tepat</strong></p>
<p>Beri obat pada si kecil sesuai dengan dosis yang disarankan. Dosis untuk bayi dan pada anak yang usianya lebih tua tidaklah sama. Untuk menghindari pemberian dosis yang berlebihan, ikuti saran yang diberikan dokter.</p>
<p><strong>8. Benda-benda berbahaya</strong></p>
<p>“Suatu hari saya menemukan kapur barus di dalam hidung anak saya”, cerita seorang ibu yang mempunyai balita berusia 1,5 tahun. Begitu si kecil dapat merangkak, periksa seluruh sudut rumah Anda, perhatikan hal-hal yang berbahaya yang dapat dijangkau oleh anak Anda. Pindahkan stop kontak yang berada di bawah, singkirkan vas, pajangan-pajangan lain yang terbuat dari pecah-belah, ujung furnitur yang runcing, dan simpan obat-obatan dari tempat yang terjangkau oleh anak.</p>
<p><strong>9. Anggapan bahwa alami berarti aman</strong></p>
<p>Jangan menganggap bahwa produk alami aman bagi bayi sampai Anda mendapatkan kepastiannya dari dokter Anda. Hal yang sama berlaku bagi obat-obatan yang dapat Anda temukan di internet. Cetak informasi tersebut dan konsultasikan pada dokter anak Anda.</p>
<p><strong>TIPS PENTING</strong></p>
<p>* Kotoran bayi</p>
<p>Anda tidak perlu khawatir. Kadang kotoran bayi anda tampak aneh. Ada bayi yang kotorannya tidak keras, ada pula yang agak keras.</p>
<p>* Menggendong bayi</p>
<p>Pada usia 6 bulan sejak kelahirannya, sebaiknya Anda jangan terlalu sering menggendong si kecil.</p>
<p>* Demam</p>
<p>Pada bayi usia 6 minggu, Anda tidak perlu khawatir bila panas badannya mencapai 37°C sejauh dia tampak aktif dan gembira. Anda tidak perlu melarikannya ke rumah sakit, cukup menelepon dokter anak Anda.</p>
<p>Sumber : http://www.mail-archive.com/balita-anda@balita-anda.com/msg93607.html</p>
<hr />
<p><strong>Yang ini baca juga ya :</strong><br />
<a href="http://lianatown.wordpress.com/2008/10/22/generasi-ompong/" target="_blank">Generasi ompong</a><br />
<a href="http://lianatown.wordpress.com/2008/10/08/sayuran-berwarna-kuning-cegah-kebutaan/" target="_blank">Sayuran berwarna cegah kebutaan</a><br />
<a href="http://lianatown.wordpress.com/2008/10/08/makan-ikan-cegah-gejala-kebutaan/" target="_blank">Makan ikan cegah gejala kebutaan</a><br />
<a href="http://lianatown.wordpress.com/2008/10/17/cepat-atasi-cegukan/" target="_blank">Cepat atasi cegukan</a><br />
<a href="http://lianatown.wordpress.com/2008/10/17/kiat-memilih-buah/" target="_blank">Kiat memilih buah</a><br />
<a href="http://lianatown.wordpress.com/2008/10/23/efek-buruk-alkohol-bagi-paru/" target="_blank">Efek buruk alkohol bagi paru</a><br />
<a href="http://lianatown.wordpress.com/2008/10/27/tips-untuk-ibu-hamil/" target="_blank">Tips untuk ibu hamil</a><br />
<a href="http://lianatown.wordpress.com/2008/10/30/13-masalah-pada-wanita-hamil/" target="_blank">13 masalah pada wanita hamil</a><br />
<a href="http://lianatown.wordpress.com/2008/10/30/10-mitos-penyebab-keguguran/" target="_blank">10 mitos penyebab keguguran</a></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lianatown.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lianatown.wordpress.com/94/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lianatown.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lianatown.wordpress.com/94/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lianatown.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lianatown.wordpress.com/94/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lianatown.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lianatown.wordpress.com/94/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lianatown.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lianatown.wordpress.com/94/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lianatown.wordpress.com&blog=4975432&post=94&subd=lianatown&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lianatown.wordpress.com/2008/11/17/9-kesalahan-merawat-bayi-menghindarinya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/eaea799780d15280c1157bfb0d7242d0?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">lianatown</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Golput di Surabaya Menduduki Peringkat Teratas</title>
		<link>http://lianatown.wordpress.com/2008/11/12/golput-di-surabaya-menduduki-peringkat-teratas/</link>
		<comments>http://lianatown.wordpress.com/2008/11/12/golput-di-surabaya-menduduki-peringkat-teratas/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 12 Nov 2008 09:10:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lianatown</dc:creator>
				<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[berita]]></category>
		<category><![CDATA[golput]]></category>
		<category><![CDATA[pilgub jatim]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lianatown.wordpress.com/?p=91</guid>
		<description><![CDATA[[ Rabu, 12 November 2008 ]
MINAT masyarakat Surabaya untuk berpartisipasi dalam putaran kedua pilgub Jatim terbukti rendah. Berdasar hitungan akhir KPU Jatim kemarin (11/11), jumlah golput di kota ini melebihi perolehan suara Soekarwo-Saifullah Yusuf (Karsa) ataupun Khofifah Indar Parawansa-Mudjiono (Kaji). Golput di Surabaya bahkan menduduki peringkat pertama jika dibandingkan dengan wilayah lain.
Secara rinci, penghitungan suara [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lianatown.wordpress.com&blog=4975432&post=91&subd=lianatown&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>[ Rabu, 12 November 2008 ]</p>
<p><strong>MINAT</strong> masyarakat Surabaya untuk berpartisipasi dalam putaran kedua pilgub Jatim terbukti rendah. Berdasar hitungan akhir KPU Jatim kemarin (11/11), jumlah golput di kota ini melebihi perolehan suara Soekarwo-Saifullah Yusuf (Karsa) ataupun Khofifah Indar Parawansa-Mudjiono (Kaji). Golput di Surabaya bahkan menduduki peringkat pertama jika dibandingkan dengan wilayah lain.</p>
<p>Secara rinci, penghitungan suara yang berlangsung di Hotel Mercure kemarin menyebutkan bahwa Surabaya masih dikuasai duet Kaji. Mereka berhasil mendapatkan 456.236 suara warga metropolis (52,48 persen suara sah). Sementara itu, duet Karsa hanya bisa meraup simpati 413.065 suara atau sekitar 47,52 persen suara sah.</p>
<p>Jumlah tersebut tidak jauh berbeda dengan hasil penghitungan beberapa lembaga survei. Misalnya, hasil <em>quick count</em> Lingkaran Survei Indonesia di Surabaya. Dari penghitungan cepat yang mereka lakukan, Kaji unggul karena memperoleh dukungan 52,85 persen, sedangkan Karsa 47,15 persen (beda 0,37 persen).</p>
<p>Penghitungan yang dilakukan desk pilkada pemkot juga nyaris sama. Kala itu mereka menghitung, Kaji memperoleh 454.487 suara (52,17 persen) di Surabaya, sedangkan Karsa 416.650 suara (47,83 persen).<span id="more-91"></span></p>
<p>Kemenangan Kaji di Surabaya membuktikan bahwa Kota Pahlawan masih menjadi basis PDIP. Pada pilgup putaran pertama, suara terbanyak diraih duet PDIP Sutipto-Ridwan Hisjam. Karena kalah penghitungan akumulasi se-Jatim, PDIP memberikan dukungan kepada Kaji pada putaran kedua.</p>
<p>Catatan menarik dari penghitungan suara di Surabaya adalah tingginya angka golput. Dari total 2.103.125 warga yang tercatat dalam daftar pemilih, hanya 912.766 di antaranya atau 43,4 persen yang menyalurkan suara. Dengan kata lain, golput di kota ini sebanyak 56,6 persen.</p>
<p>Selain Surabaya, tingginya jumlah golput ditemui di empat daerah lain. Yakni, Trenggalek (52 persen), Jember (52,1 persen), Nganjuk (51,2 persen), dan Tuban (51,9 persen). Sedangkan di daerah lain, rata-rata angka golput berkisar antara 27 sampai 49 persen.</p>
<p>Mengapa itu bisa terjadi? Koordinator Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) Jatim Dadan Suharmawijaya menjelaskan, ada banyak faktor yang mengakibatkan warga Surabaya memilih golput. Pertama, banyak penduduk yang tidak mendapatkan undangan untuk memilih atau kartu pemilih bagi pemilih baru. &#8220;Selain itu, ada kebosanan masyarakat terhadap pemilu yang begitu sering dilakukan. Sedangkan masyarakat tidak melihat adanya perubahan signifikan dari pemilu tersebut,&#8221; katanya.</p>
<p>JPPR juga menyoroti minimnya sosialisasi pilgub oleh KPU. Dia menilai faktor itu cukup berperan dalam membuat angka golput lumayan besar. <strong>(ris/fat)</strong></p>
<p><strong>Sumber : <a href="http://www.jawapos.com/metropolis/index.php?act=detail&amp;nid=35209" target="_blank">Jawa Pos</a><br />
</strong></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lianatown.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lianatown.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lianatown.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lianatown.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lianatown.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lianatown.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lianatown.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lianatown.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lianatown.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lianatown.wordpress.com/91/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lianatown.wordpress.com&blog=4975432&post=91&subd=lianatown&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lianatown.wordpress.com/2008/11/12/golput-di-surabaya-menduduki-peringkat-teratas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/eaea799780d15280c1157bfb0d7242d0?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">lianatown</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Membina Hubungan Menantu &#8211; Mertua</title>
		<link>http://lianatown.wordpress.com/2008/11/06/membina-hubungan-menantu-mertua/</link>
		<comments>http://lianatown.wordpress.com/2008/11/06/membina-hubungan-menantu-mertua/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 Nov 2008 09:58:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lianatown</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga bahagia]]></category>
		<category><![CDATA[menantu]]></category>
		<category><![CDATA[mertua]]></category>
		<category><![CDATA[psikologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lianatown.wordpress.com/?p=86</guid>
		<description><![CDATA[
Bagi sebagian pasangan, permasalahan hubungan antara menantu dengan mertua seringkali menjadi pemicu timbulnya konflik antara suami dengan istri atau sebaliknya. Meksipun di masa kini sudah banyak pasangan yang tidak lagi tinggal serumah dengan mertua (pondok mertua indah), namun hal tersebut bukan berarti bahwa masalah menantu -mertua tidak lagi terjadi. Hal ini mengingat  bahwa sebagai anggota [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lianatown.wordpress.com&blog=4975432&post=86&subd=lianatown&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--></p>
<p>Bagi sebagian pasangan, permasalahan hubungan antara menantu dengan mertua seringkali menjadi pemicu timbulnya konflik antara suami dengan istri atau sebaliknya. Meksipun di masa kini sudah banyak pasangan yang tidak lagi tinggal serumah dengan mertua (pondok mertua indah), namun hal tersebut bukan berarti bahwa masalah menantu -mertua tidak lagi terjadi. Hal ini mengingat  bahwa sebagai anggota dari suatu keluarga besar, maka mertua dan menantu pasti akan sering bertemu dan saling berinteraksi, misalnya pada saat perayaan ulang tahun, hari raya atau ketika menengok cucu (bagi sang mertua) atau menengok nenek (bagi sang cucu). Dalam menyikapi masalah menantu dengan mertua, mungkin ada yang berkata: “Ah, gua sich cuek aja!” atau “Enggak gua pikirin tuh!” atau sikap tidak peduli lainnya.  Awalnya sikap-sikap tersebut  mungkin bisa berhasil atau mungkin dianggap sebagai hal yang biasa, tetapi jika tidak segera disadari dan diambil tindakan nyata, maka cepat atau lambat permasalahan ini tentu akan memiliki dampak yang tidak menyenangkan baik bagi mertua dan menantu maupun bagi seluruh anggota keluarga besar.</p>
<p>Mengapa permasalahan seperti ini bisa terjadi dan bagaimana cara menanganinya sehingga hubungan antara menantu dengan mertua dapat berlangsung harmonis? Artikel ini ditulis untuk memberikan gambaran mengapa masalah ini terjadi dan diakhiri dengan beberapa saran untuk memperbaiki hubungan yang mungkin sudah terlanjur tidak harmonis.<span id="more-86"></span></p>
<p style="text-align:justify;line-height:120%;margin:0 0 .0001pt;"><span lang="IN"> </span></p>
<p><strong>Menantu Perempuan vs Mertua Perempuan</strong></p>
<p>Sub judul diatas amat menarik untuk dicermati. Biasanya pertanyaan yang muncul di benak pembaca adalah mengapa yang menjadi sorotan hanya menantu perempuan dan mertua perempuan. Jawabannya adalah karena kasus-kasus yang sering terdengar biasanya lebih banyak melibatkan menantu perempuan dan mertua perempuan. namun demikian, hal ini tentu tidak bisa diartikan bahwa menantu lelaki tidak pernah menghadapi masalah dengan mertua lelaki maupun mertua perempuan atau antara menantu perempuan dengan mertua lelaki.</p>
<p>Mengapa jarang terdengar (meskipun ada) masalah antara menantu lelaki dengan mertua perempuan, atau menantu perempuan dengan mertua lelaki, atau menantu lelaki dengan mertua lelaki? Pertanyaan ini mungkin dapat dijawab dengan argumentasi klasik bahwa lelaki dan perempuan pada dasarnya memang memiliki perbedaan.  Menurut John Gray dalam bukunya Men Are From Mars, Women Are From Venus, perbedaan mendasar antara lelaki dengan perempuan dapat digambarkan sebagai berikut:</p>
<table style="border:.5pt dotted windowtext;margin-left:3.25pt;" border="1" cellspacing="0" cellpadding="0" width="96%">
<tbody>
<tr>
<td style="border:.5pt dotted windowtext;padding:3pt;" width="49%" align="center" bgcolor="#009f62">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:x-small;"><span lang="IN"><strong>Lelaki </strong></span></span></p>
</td>
<td style="border:.5pt dotted windowtext;padding:3pt;" width="50%" align="center" bgcolor="#009f62">
<h1><span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:x-small;"><span lang="IN"><strong>Perempuan </strong></span></span></h1>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border:.5pt dotted windowtext;padding:3pt;" width="49%" valign="top" bgcolor="#ffffcc">
<p class="MsoNormal" style="line-height:100%;margin-top:0;margin-bottom:0;" align="justify"><em><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;" lang="IN">Sense of self</span></em><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;" lang="IN"><em> </em>dinilai dari prestasi<br />
Lebih berorientasi pada tugas </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:100%;margin-top:0;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;" lang="IN">Mandiri<br />
Minta bantuan dapat diartikan sebagai lemah </span></td>
<td style="border:.5pt dotted windowtext;padding:3pt;" width="50%" valign="top" bgcolor="#ffffcc">
<p class="MsoNormal" style="line-height:100%;margin-top:0;margin-bottom:0;" align="justify"><em><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;" lang="IN">Sense of self</span></em><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;" lang="IN"> dinilai dari kemampuan                               membina hubungan<br />
Lebih berorientasi pada hubungan<br />
Saling tergantung<br />
Minta bantuan berart menghormati                               orang yang dimintai bantuan </span></td>
</tr>
<tr>
<td style="border:.5pt dotted windowtext;padding:3pt;" width="49%" valign="top" bgcolor="#ffffcc">
<p class="MsoNormal" style="line-height:100%;margin-top:0;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;" lang="IN">Fokus pada tujuan </span></p>
</td>
<td style="border:.5pt dotted windowtext;padding:3pt;" width="50%" valign="top" bgcolor="#ffffcc">
<p class="MsoNormal" style="line-height:100%;margin-top:0;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;" lang="IN">Menikmati proses </span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border:.5pt dotted windowtext;padding:3pt;" width="49%" valign="top" bgcolor="#ffffcc">
<p class="MsoNormal" style="line-height:100%;margin-top:0;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;" lang="IN">Bersaing </span></p>
</td>
<td style="border:.5pt dotted windowtext;padding:3pt;" width="50%" valign="top" bgcolor="#ffffcc">
<p class="MsoNormal" style="line-height:100%;margin-top:0;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;" lang="IN">Bekerjasama </span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border:.5pt dotted windowtext;padding:3pt;" width="49%" valign="top" bgcolor="#ffffcc">
<p class="MsoNormal" style="line-height:100%;margin-top:0;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;" lang="IN">Mengandalkan kemampuan                               analisis </span></p>
</td>
<td style="border:.5pt dotted windowtext;padding:3pt;" width="50%" valign="top" bgcolor="#ffffcc">
<p class="MsoNormal" style="line-height:100%;margin-top:0;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;" lang="IN">Mengandalkan kemampuan                               intuisi </span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border:.5pt dotted windowtext;padding:3pt;" width="49%" valign="top" bgcolor="#ffffcc">
<p class="MsoNormal" style="line-height:100%;margin-top:0;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;" lang="IN">Cara pikir Linear: fokus pada                               satu hal dalam satu waktu, dan terkotak-kotak </span></p>
</td>
<td style="border:.5pt dotted windowtext;padding:3pt;" width="50%" valign="top" bgcolor="#ffffcc">
<p class="MsoNormal" style="line-height:100%;margin-top:0;margin-bottom:0;" align="justify"><em><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;" lang="IN">Multi-tasking</span></em><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;" lang="IN">: berkutat dengan hal-hal                               kecil dalam satu waktu, dan sambung-menyambung (seperti                               gulungan benang) </span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border:.5pt dotted windowtext;padding:3pt;" width="49%" valign="top" bgcolor="#ffffcc">
<p class="MsoNormal" style="line-height:100%;margin-top:0;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;" lang="IN">Bertindak<br />
Merasa lebih baik dengan menyelesaikan masalahnya </span></td>
<td style="border:.5pt dotted windowtext;padding:3pt;" width="50%" valign="top" bgcolor="#ffffcc">
<p class="MsoNormal" style="line-height:100%;margin-top:0;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;" lang="IN">Berbicara<br />
Merasa lebih baik dengan membicarakan masalahnya </span></td>
</tr>
<tr>
<td style="border:.5pt dotted windowtext;padding:3pt;" width="49%" valign="top" bgcolor="#ffffcc">
<p class="MsoNormal" style="line-height:100%;margin-top:0;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;" lang="IN">Saat stress: cenderung                               menyibukkan diri dengan berbagai kegiatan atau<br />
menarik diri. </span></td>
<td style="border:.5pt dotted windowtext;padding:3pt;" width="50%" valign="top" bgcolor="#ffffcc">
<p class="MsoNormal" style="line-height:100%;margin-top:0;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;" lang="IN">Saat stress: semakin terlibat                               dengan orang lain, lebih banyak berbicara agar                               dapat<br />
didengarkan dan dimengerti </span></td>
</tr>
<tr>
<td style="border:.5pt dotted windowtext;padding:3pt;" width="49%" valign="top" bgcolor="#ffffcc">
<p class="MsoNormal" style="line-height:100%;margin-top:0;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;" lang="IN">Kebutuhan utama: dihormati<br />
(dipercaya, diterima, dihargai, dikagumi,                               diteguhkan, didukung).<br />
</span></td>
<td style="border:.5pt dotted windowtext;padding:3pt;" width="50%" valign="top" bgcolor="#ffffcc">
<p class="MsoNormal" style="line-height:100%;margin-top:0;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;" lang="IN">Kebutuhan utama: di-ayom-i<br />
(diperhatikan secara lembut, dimengerti, dihormati,                               dilindungi, diteguhkan, penghiburan). </span></td>
</tr>
<tr>
<td style="border:.5pt dotted windowtext;padding:3pt;" width="49%" valign="top" bgcolor="#ffffcc">
<p class="MsoNormal" style="line-height:100%;margin-top:0;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;" lang="IN">Kata-kata digunakan untuk                               menyampaikan fakta dan informasi </span></p>
</td>
<td style="border:.5pt dotted windowtext;padding:3pt;" width="50%" valign="top" bgcolor="#ffffcc">
<p class="MsoNormal" style="line-height:100%;margin-top:0;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;" lang="IN">Kata-kata merupakan sesuatu                               yang alami, sama halnya seperti bernafas </span></p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Dengan melihat beberapa perbedaan diatas, tentunya dapat dimengerti mengapa masalah menantu–mertua kebanyakan terjadi diantara kaum perempuan. Permasalahan yang terjadi seringkali  cukup sulit diatasi, bahkan bagi mereka yang terlalu larut didalam masalah ini hubungannya dengan suami bisa menjadi rusak dan tidak mesra lagi.  Apalagi jika suami tidak bisa menjadi pendamai karena merasa terjepit ditengah-tengah istri dan orangtua.</p>
<p><strong>Apa yang Sebaiknya Anda Lakukan</strong></p>
<p>Pada dasarnya penyelesaian suatu masalah pasti akan sangat tergantung pada diri individu itu sendiri. Dialah yang bertanggungjawab untuk menyelesaikan masalah yang sedang dihadapinya. Jika harus menunggu pihak lain maka tentu akan sulit mencari suatu penyelesaian. Bagi anda yang mungkin mengalami masalah dengan mertua atau menantu, ada baiknya anda mempertimbangkan beberapa saran berikut ini:</p>
<p><strong>1. Mulailah berdamai dengan diri sendiri</strong></p>
<p>Berdamai dengan diri sendiri artinya menciptakan suasana tenang dalam diri sendiri dan membuang berbagai pikiran negatif yang muncul. Adapun cara-cara yang bisa dilakukan adalah:</p>
<p>· Ambil jarak dengan cara mengurangi jumlah pertemuan atau bila perlu tidak bertemu sama sekali untuk sementara waktu</p>
<p>· Alihkan pikiran secara total pada hal-hal lain yang lebih positif , misalnya urusan anak/cucu, suami, rumah, pekerjaan, dan terutama ibadat (mendekatkan diri pada Tuhan).</p>
<p><strong>2. Interospeksi Diri</strong></p>
<p>Setelah suasana hati menjadi lebih tenang dan dapat berpikir dengan lebih jernih, mulailah memeriksa diri mengapa masing-masing (mertua dan menantu) bersikap saling menyebalkan – terlepas dari apa yang dipermasalahkan. Tanyakan pada diri anda sendiri apakah selama ini anda selalu mencari pembenaran atas segala tindakan yang anda lakukan terhadap mertua/menantu daripada melihat suatu masalah secara obyektif? Tidak adakah hal-hal positif atau masa-masa indah yang telah dilalui bersama-sama? Apakah untung ruginya  jika terus-terusan bermasalah dengan mertua/menantu?</p>
<p>Lakukan introspeksi diri secara mendalam. Ingatlah bahwa setiap perselisihan pasti melibatkan lebih dari satu orang dan dalam hal ini tidak ada yang tidak bersalah. Oleh karena itu, jika sebelumnya anda cenderung memikirkan setiap hal secara negatif dan selalu menyalahkan orang lain, cobalah sekarang belajar sedikit demi sedikit melihat permasalahan secara obyektif. Mulailah dengan mengubah pola pikir anda.  Ingatlah ungkapan yang mengatakan: &#8220;change your thoughts and you change your world&#8221;. Selain itu cobalah belajar untuk tidak menghakimi atau menilai orang lain dengan nilai-nilai yang ada dalam diri sendiri.  Sebab jika cara seperti itu yang anda gunakan maka akan sulit bagi anda untuk memulai inisiatif penyelesaian masalah dengan mertua/menantu. Mother Teresa pernah mengatakan “If you judge people, you have no time to love them”</p>
<p><strong>3. Mulailah belajar untuk memahami beberapa hal seperti:</strong></p>
<p>· Setiap keluarga mempunyai budayanya sendiri-sendiri, begitu juga antara menantu dan mertua memiliki budaya keluarga yang berbeda atau bertolak belakang.  Yang dimaksud dengan budaya keluarga disini adalah aturan, didikan, kebiasaan-kebiasaan, dan nilai-nilai yang berlaku dalam suatu keluarga.  Semua itu tentu saja membentuk karakter, sikap, dan pembawaan individu dalam kesehariannya dan dalam menghadapi masalah.</p>
<p>· Meski dalam masyarakat kita ada pendapat bahwa bila sudah menikah dengan anaknya maka seorang menantu dianggap sebagai anak oleh sang mertua dan bila menikah dengan seseorang berarti menikah juga dengan keluarganya, namun hal itu tidak boleh dilihat secara mutlak dan terjadi secara instant. Dalam kenyataan, komunikasi antara menantu–mertua mungkin tidak akan sebebas antara anak–orangtua. Artinya ada hal-hal yang harus tetap dijaga oleh pihak menantu dalam berinteraksi dengan mertua dan sebaliknya. Dengan demikian kedua pihak tidak boleh saling memaksakan kehendak untuk diakui sebagai anak (bagi menantu) atau pun dianggap sebagai orangtua (bagi mertua). Haruslah disadari bahwa untuk sampai pada tahap seperti itu pasti dibutuhkan waktu untuk saling menyesuaikan diri dan saling memahami.</p>
<p>· Sebagai individu yang tentu memiliki berbagai kekurangan, maka seorang menantu atau mertua tentu pernah melakukan kehilafan atau kesalahan dalam proses berinteraksi. Hal tersebut tentu tidak serta merta harus dilihat sebagai suatu ancaman atau serangan. Tindakan atau sikap yang salah tersebut jika ditelaah secara obyektif mungkin juga pernah ditunjukkan oleh orang tua sendiri (bagi menantu) atau anak sendiri (bagi mertua). Oleh karena itu, seorang menantu atau mertua harus mampu melihat dan memahami permasalahan secara obyektif.</p>
<p><strong>4. Jangan mudah terpancing dengan informasi atau gosip yang diberikan oleh pihak ketiga.</strong></p>
<p>Jika mendapat pengaduan dari pihak ketiga mengenai sang mertua/menantu – terlepas dari kepentingan si pihak ketiga – ingatlah bahwa besar kemungkinan ada kata-kata yang hilang atau ditambahkan yang menyebabkan sebuah informasi jadi melenceng dari maksud aslinya. Dalam menyikapi hal seperti ini maka alangkah baiknya jika informasi yang diterima langsung dikonfirmasikan ke pihak yang bersangkutan.</p>
<p><strong>5. Jika anda membutuhkan orang lain untuk &#8220;curhat&#8221;, maka pastikan orang tersebut benar-benar dapat dipercaya.</strong></p>
<p>Jangan sampai apa yang anda sampaikan pada orang tersebut justru menyebar ke pihak lain. Jika memang anda tidak yakin untuk bisa mempercayai kerabat atau pun teman anda, maka carilah orang-orang yang memang memiliki kompetensi dalam membantu penyelesaian masalah anda. Orang-orang tersebut misalnya konselor perkawinan, psikolog maupun psikiater. Dengan melakukan curhat atau konsultasi pada orang-orang tersebut, maka semua rahasia anda pasti akan terjaga dengan baik. Selain itu anda pun akan dibantu dalam mencarikan solusi atas permasalahan yang sedang dihadapi.</p>
<p>Akhir kata… &#8220;when it is impossible to change others, you must change yourself&#8221; (Jika tidak mungkin mengubah orang lain, Anda harus mengubah diri sendiri), tentu saja dalam konotasi positif.  Namun perlu diingat bahwa dibutuhkan kerendahan hati dan kesabaran untuk menyadari, mengakui, dan menerima kekurangan-kekurangan diri sendiri, serta mengerti dan menerima kekurangan-kekurangan orang lain.  Yang pasti, semua proses ini membutuhkan waktu yang tidak sebentar.  Semoga sukses. (jp)</p>
<p>Sumber : <a href="http://www.e-psikologi.com/keluarga/181102.htm" target="_blank">e-psikologi</a></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:120%;"><span lang="IN"> </span></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lianatown.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lianatown.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lianatown.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lianatown.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lianatown.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lianatown.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lianatown.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lianatown.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lianatown.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lianatown.wordpress.com/86/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lianatown.wordpress.com&blog=4975432&post=86&subd=lianatown&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lianatown.wordpress.com/2008/11/06/membina-hubungan-menantu-mertua/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/eaea799780d15280c1157bfb0d7242d0?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">lianatown</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pemilih Jenuh, Golput pada Pilgub Jatim Putaran Kedua Mencapai 46 Persen</title>
		<link>http://lianatown.wordpress.com/2008/11/06/pemilih-jenuh-golput-pada-pilgub-jatim-putaran-kedua-mencapai-46-persen/</link>
		<comments>http://lianatown.wordpress.com/2008/11/06/pemilih-jenuh-golput-pada-pilgub-jatim-putaran-kedua-mencapai-46-persen/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 Nov 2008 01:34:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lianatown</dc:creator>
				<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[berita]]></category>
		<category><![CDATA[golput]]></category>
		<category><![CDATA[pilgub jatim]]></category>
		<category><![CDATA[putaran kedua]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lianatown.wordpress.com/?p=83</guid>
		<description><![CDATA[Kenyataan di lapangan, pilgub putaran kedua ini tak semarak putaran pertama Juli lalu. Hal itu bisa dilihat dari tingkat partisipasi publik yang menurun drastis.
Lingkaran Survei Indonesia mencatat angka golput pada pilgub putaran kedua naik dari 38 persen pada putaran pertama menjadi 46 persen. Sementara itu, Lembaga Survei Indonesia mencatat 45,56 persen pemilih ogah datang ke [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lianatown.wordpress.com&blog=4975432&post=83&subd=lianatown&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Kenyataan di lapangan, pilgub putaran kedua ini tak semarak putaran pertama Juli lalu. Hal itu bisa dilihat dari tingkat partisipasi publik yang menurun drastis.</p>
<p>Lingkaran Survei Indonesia mencatat angka golput pada pilgub putaran kedua naik dari 38 persen pada putaran pertama menjadi 46 persen. Sementara itu, Lembaga Survei Indonesia mencatat 45,56 persen pemilih ogah datang ke TPS.</p>
<p>Direktur Riset Lingkaran Survei Indonesia Eka Kusmayadi menyatakan, ada beberapa faktor yang menyebabkan angka golput naik. Salah satunya, adanya beberapa pasangan calon yang gugur pada putaran pertama.</p>
<p>Dia menuturkan, ada banyak pemilih fanatik pasangan yang akhirnya memutuskan tidak memilih salah satu di antara kedua pasangan yang bertarung di final. Para pemilih fanatik itu, kata Eka, memutuskan tidak memilih karena kedua calon dianggap tidak seperti yang mereka inginkan.</p>
<p>Hal senada diungkapkan Manajer Riset Lingkaran Survei Indonesia Rudi Ruswadi. Menurut dia, faktor yang memengaruhi kenaikan angka golput adalah kurangnya sosialisasi terhadap pemilih. Hal itu, kata dia, membuat para pemilih merasa cukup memilih pada putaran pertama saja. &#8221;Putaran kedua dianggap kurang penting bagi mereka,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Dia menuturkan, ada satu lagi kemungkinan penyebab naiknya golput. Yakni, kejenuhan pemilih. Dia menengarai, banyaknya pelaksanaan pemilihan membuat para pemilih semakin enggan. Apalagi, mulai muncul ketidakpercayaan terhadap lembaga pemilihan. &#8221;Tapi, ini masih kemungkinan. Belum melalui penelitian,&#8221; katanya.<span id="more-83"></span><br />
Pantauan <em>Jawa Pos</em> di beberapa TPS memang menunjukkan rendahnya gereget publik untuk menggunakan hak pilihnya. Bahkan, beberapa TPS yang idealnya ramai malah terlihat sepi. Misalnya, TPS 26 Keputran, Surabaya, yang notabene bersebelahan dengan kantor KPU Jatim.</p>
<p>Di sana, di antara total 496 pemilih, yang hadir hanya 192 orang. Sisanya tidak muncul. Demikian pula di TPS 8 Kutisari, Surabaya. Di antara 288 pemilih yang terdaftar, hanya 144 orang yang hadir atau separo persis.</p>
<p>Di TPS Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, lebih parah. Empat TPS disediakan untuk 1.360 pemilih. Meski demikian, calon jamaah haji yang mulai masuk asrama kemarin yang mencoblos hanya 646 orang (47,5 persen). Sisanya 52,5 persen memilih golput.</p>
<p>Tidak jauh berbeda dari Kelurahan Tegalsari, Surabaya. Berdasar data di KPU, terdapat 14.359 pemilih. Namun, warga yang datang untuk menyalurkan aspirasinya hanya 5.809 orang. Sisanya 8.550 orang memilih golput. Tingkat partisipasi itu masih diperparah oleh jumlah surat suara yang tidak sah yang mencapai 340 surat suara.</p>
<p>Contoh lain terjadi di Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Tegalsari, Surabaya. Di antara 23.989 DPT yang ditetapkan KPU, hanya 8.477 orang yang mendatangi TPS. Sisanya 15.512 orang memilih tidak hadir ke bilik suara.</p>
<p>Masyarakat, tampaknya, lebih banyak memilih beraktivitas lain pada hari yang diliburkan untuk pencoblosan itu. Salah satu tempat yang banyak dikunjungi adalah Kebun Binatang Surabaya (KBS). Misalnya, yang dilakukan Sunardi kemarin. Warga Rungkut tersebut sejak pukul 08.00 terlihat berada di halaman parkir KBS. Dia bersama istri dan kedua anaknya.</p>
<p>Padahal, pada jam tersebut, seharusnya dia berada di bilik suara untuk mencoblos. Namun, dia malah memilih rekreasi ke kebun binatang. Saat ditanya, Sunardi membenarkan bahwa dirinya golput. Sayangnya, saat ditanya alasannya, dia hanya menjawab singkat. &#8221;<em>Males</em>,<em> </em>Mas,&#8221; ujarnya. <strong>(aga/ris/eko/nw)</strong></p>
<p><strong>Sumber : <a href="http://www.jawapos.co.id/halaman/index.php?act=detail&amp;nid=33903" target="_blank">Jawa Pos</a><br />
</strong></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lianatown.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lianatown.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lianatown.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lianatown.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lianatown.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lianatown.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lianatown.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lianatown.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lianatown.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lianatown.wordpress.com/83/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lianatown.wordpress.com&blog=4975432&post=83&subd=lianatown&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lianatown.wordpress.com/2008/11/06/pemilih-jenuh-golput-pada-pilgub-jatim-putaran-kedua-mencapai-46-persen/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/eaea799780d15280c1157bfb0d7242d0?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">lianatown</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Awas, Babak Kedua Krisis Global!</title>
		<link>http://lianatown.wordpress.com/2008/11/03/awas-babak-kedua-krisis-global/</link>
		<comments>http://lianatown.wordpress.com/2008/11/03/awas-babak-kedua-krisis-global/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 Nov 2008 07:15:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lianatown</dc:creator>
				<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[babak kedua]]></category>
		<category><![CDATA[berita]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[krisis global]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lianatown.wordpress.com/?p=78</guid>
		<description><![CDATA[Ekonomi global sudah akan pulih 2009? Jangan terlalu yakin dulu! Sejumlah ekonom dunia, termasuk peraih Hadiah Nobel Ekonomi Paul Krugman yang awalnya optimistis ekonomi Amerika serikat tak akan sampai mengalami resesi pun, tak menutup kemungkinan kondisi masih akan memburuk.
Hal ini terutama dikaitkan dengan perkembangan terakhir di negara berkembang, di mana dampak krisis global telah menyeret [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lianatown.wordpress.com&blog=4975432&post=78&subd=lianatown&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Ekonomi global sudah akan pulih 2009? Jangan terlalu yakin dulu! Sejumlah ekonom dunia, termasuk peraih Hadiah Nobel Ekonomi Paul Krugman yang awalnya optimistis ekonomi Amerika serikat tak akan sampai mengalami resesi pun, tak menutup kemungkinan kondisi masih akan memburuk.</p>
<p>Hal ini terutama dikaitkan dengan perkembangan terakhir di negara berkembang, di mana dampak krisis global telah menyeret perekonomian dalam krisis nilai tukar yang berpotensi berkembang menjadi krisis mata uang terbesar yang pernah ada (istilah Krugman the mother of all currency crisis).</p>
<p>Di Eropa Timur, dampak krisis global mengakibatkan resesi di sejumlah negara. Rontoknya nilai tukar akibat penarikan dana oleh investor, yang dibarengi dengan anjloknya penerimaan ekspor dan tingginya inflasi, memunculkan risiko kebangkrutan seluruh ekonomi Eropa Timur.</p>
<p>Sejauh ini, sudah enam negara di Eropa Timur yang meminta uluran tangan Dana Moneter Internasional, yakni Hongaria, Eslandia, Rusia, Ukraina, Turki, dan Belarus. Nasib sama dialami emerging market di Amerika Latin, dengan Argentina berpotensi terpuruk dalam krisis utang lagi. Di Asia, baru Pakistan yang mengajukan permintaan dana darurat dari IMF.</p>
<p>Krugman dan analis valas di Morgan Stanley, Stephen Jen, mencemaskan akan terjadinya kejatuhan tajam (hard landing) nilai aset-aset dan perekonomian emerging markets dan ini berpotensi menjadi pemicu (episentrum) krisis global baru (setelah krisis finansial AS) dalam beberapa bulan mendatang. Dampak krisis ini juga akan sangat memukul negara maju dan perekonomian global.</p>
<p>”Ini ibarat pemerintah bertempur dalam peperangan yang tak mungkin mereka menangi. Pengambil kebijakan di kawasan (Eropa Timur) dihadapkan pada situasi seperti Asia tahun 1997 dan Nordik tahun 1997, usaha gagah berani, tetapi hampir tak ada efeknya,” ujar spesialis emerging market Danske Bank, Lars Christensen, mengenai langkah yang ditempuh pemerintah untuk menyelamatkan rupiah, perbankan, dan ekonomi.<span id="more-78"></span><br />
<strong>PHK massa</strong>l</p>
<p>Di AS sendiri, dampak krisis mulai menyebar ke seluruh penjuru ekonomi. Pemutusan hubungan kerja (PHK) massal mulai terjadi, baik di perusahaan swasta maupun pemerintah.</p>
<p>Seperti sudah diantisipasi, AS sekarang ini memasuki resesi terburuk sejak Depresi Besar tahun 1930. Ekonom JP Morgan Chase memperkirakan produk domestik bruto (PDB) AS hanya akan tumbuh 0,5 persen pada triwulan ketiga tahun ini dan mengalami penurunan 4 persen pada triwulan terakhir 2008 (penurunan tertajam sejak resesi 1981-1982).</p>
<p>Angka pengangguran diprediksi sebesar 8-8,5 persen pada akhir tahun. Lima sektor dengan angka PHK terbesar adalah sektor finansial, otomotif, pemerintahan/organisasi nirlaba, transportasi, dan ritel. Separuh lebih industri peleburan baja sudah tutup karena anjloknya permintaan. Belanja konsumen juga terus terpuruk.</p>
<p>Pemulihan ekonomi AS dan negara maju lain diperkirakan belum akan terjadi dalam waktu dekat. Kendati Fed (diikuti bank-bank sentral negara lain) kemarin kembali menurunkan suku bunga antarbank ke titik terendah sejak krisis dot.com tahun 2003 (1 persen), perbankan masih enggan menyalurkan kredit ke sektor riil dan masyarakat.</p>
<p>Ekonomi AS saat ini, menurut ekonom terkemuka Joseph Stiglitz, dihadapkan pada krisis likuiditas, krisis solvensi, dan problem makroekonomi sekaligus. Kemerosotan ekonomi sekarang ini ibaratnya baru fase pertama penurunan ekonomi secara tajam (downward spiral) yang harus dilalui AS dalam proses penyesuaian yang tak terelakkan sampai harga rumah kembali ke level ekuilibrium dan utang eksesif yang menopang ekonomi AS selama ini teratasi.</p>
<p>Rekapitalisasi perbankan yang akan ditempuh pemerintah sekarang ini juga baru satu tahap dari lima tahap yang harus ditempuh untuk keluar dari krisis finansial. Langkah lainnya, meredam gelombang kebangkrutan dan penyitaan rumah. Selain itu, kebijakan stimulus untuk menggerakkan ekonomi termasuk dengan meningkatkan tunjangan pengangguran serta investasi di infrastruktur dan teknologi.</p>
<p>Langkah lainnya adalah memulihkan kepercayaan pasar melalui perbaikan regulasi pasar finansial serta membentuk badan multilateral yang efektif untuk mengawasi jalannya sistem finansial global.</p>
<p>Sejauh ini, langkah stimulus yang ditempuh pemerintah baru menyangkut sektor industri. Pemerintahan Bush mengungkapkan, kemungkinan memperluas jangkauan bail out ke sektor asuransi, dengan nilai total dana talangan lebih dari 2 triliun dollar AS. Namun, tak sekali pun mereka menyebut kemungkinan dikeluarkannya paket penyelamatan bagi jutaan warga yang terancam kehilangan pekerjaan, rumah, dan tabungan. Artinya, masih banyak yang harus dilakukan sebelum ekonomi AS benar-benar pulih.</p>
<p>Bagi perekonomian global dan negara berkembang, ini tentu kabar buruk sekaligus pesan untuk menjaga stamina menghadapi kemungkinan resesi berkepanjangan. Sebelumnya, IMF memprediksikan akan terjadi perlambatan ekonomi global beberapa triwulan ke depan. Pemulihan ekonomi baru akan terjadi tahun 2010 dengan pertumbuhan ekonomi global menciut dari 5 persen (2007) menjadi 3,9 persen tahun 2008 dan 3 persen tahun 2009. Di AS sendiri, ekonomi diperkirakan hanya tumbuh 0,1 persen tahun 2009. (tat)</p>
<p>Sumber : <a href="http://cetak.kompas.com/read/xml/2008/10/31/02414419/awas.babak.kedua.krisis.global">Kompas</a></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lianatown.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lianatown.wordpress.com/78/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lianatown.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lianatown.wordpress.com/78/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lianatown.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lianatown.wordpress.com/78/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lianatown.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lianatown.wordpress.com/78/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lianatown.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lianatown.wordpress.com/78/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lianatown.wordpress.com&blog=4975432&post=78&subd=lianatown&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lianatown.wordpress.com/2008/11/03/awas-babak-kedua-krisis-global/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/eaea799780d15280c1157bfb0d7242d0?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">lianatown</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tekhnik Jitu Mengelola Keuangan Keluarga</title>
		<link>http://lianatown.wordpress.com/2008/11/01/72/</link>
		<comments>http://lianatown.wordpress.com/2008/11/01/72/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 01 Nov 2008 01:46:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lianatown</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[istri]]></category>
		<category><![CDATA[keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[lianatown]]></category>
		<category><![CDATA[mengelola]]></category>
		<category><![CDATA[suami]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lianatown.wordpress.com/?p=72</guid>
		<description><![CDATA[Pada awal menikah, seringkali terjadi para pasangan baru ini mengalami kesulitan dalam hal pengelolaan keuangan keluarga, yang mengakibatkan cash flow di akhir bulan sering mengalami defisit. Padahal dalam sebuah keluarga yang terdiri dari istri, suami, dan anak-anak merupakan unit terkecil dari sebuah pengelolaan keuangan. Coba bandingkan dengan pengelolaan keuangan sebuah perusahaan, tentulah lebih banyak variabel [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lianatown.wordpress.com&blog=4975432&post=72&subd=lianatown&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Pada awal menikah, seringkali terjadi para pasangan baru ini mengalami kesulitan dalam hal <strong>pengelolaan keuangan keluarga</strong>, yang mengakibatkan cash flow di akhir bulan sering mengalami defisit. Padahal dalam sebuah keluarga yang terdiri dari istri, suami, dan anak-anak merupakan unit terkecil dari sebuah pengelolaan keuangan. Coba bandingkan dengan pengelolaan keuangan sebuah perusahaan, tentulah lebih banyak variabel yang akan terlibat didalamnya. Namun demikian secara prinsip, pengelolaan keuangan keluarga dengan perusahaan kuranglebih hampir sama.</p>
<p>Berikut ini pengelolaan keuangan keluarga yang sudah tertata dengan baik dan disertai dengan perencanaan yang lebih matang:</p>
<ol>
<li>Buatlah <strong>Perencanaan Keuangan</strong> untuk Satu Tahun KedepanSeperti pada perusahaan, cobalah membuat rencana anggaran untuk 1 tahun kedepan yang di bagi-bagi (breakdown) secara bulanan. Sebaiknya dalam menyusun perencanaan tersebut dipisahkan antara sumber dana (pemasukan) dan penggunaan dana (pengeluaran).Berikut ini beberapa pos yang perlu diperhatikan dalam penyusunan keuangan:<span id="more-72"></span><strong> </strong></li>
<p><strong>a). Biaya operasional</strong> adalah biaya yang memang harus kita keluarkan setiap bulan dan tidak bisa ditunda-tunda. Jenis kebutuhan ini antara lain: listrik, air, transport, kebutuhan bahan pokok (makan nan), dll.</p>
<p><strong>b). Biaya pengembangan</strong> adalah biaya yang dileluarkan dalam rangka meningkatkan kemampuan (kompetensi) dan karir anggota keluarga, seperti: les komputer, bahasa Inggris, les music, dll.</p>
<p><strong>c). Biaya sosialisasi</strong>, seperti sumbangan jika ada teman/keluarga yang menikah, meninggal dunia, kegiatan arisan, dll.</p>
<p><strong>d). Biaya cadangan</strong>. Biaya cadangan ini sangat diperlukan untuk menutupi kebutuhan-kebutuhan yang tak terduga. Seringkali keuangan kita terbatas, sehingga dalam pos yang satu ini sering tidak ada dana yang tersedia.</p>
<p>Pembagian pos-pos tersebut diatas bisa dengan menggunakan amplop-amplop terpisah (jadi ingat masa lalu nih), ataukah dengan menggunakan rekening bank yang terpisah. Tentu saja masing-masing ada kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Dengan menggunakan rekening bank, kita jadi terkkontrol untuk tidak dengan mudah menggunakan keuangan diluar dari pos-pos yang sudah ditentukan, sementara jika menggunakan amplop kita bisa dengan mudah mengambilnya.</p>
<li>Pisahkan Sumber &amp; Penggunaan Dana Anda.Sebaiknya sudah ditentukan darimana saja sumber dana itu, apakah hanya dari gaji bulanan (jika pegawai), ataukah dari sumber lain diluar dari gaji. Tapi pastikan dalam menentukan sumber dana ini adalah yang sudah pasti akan diterima saja. Sementara jika ada sumber dana yang tidak terduga datangnya, bisa kita jadikan dana cadangan.Dalam hal penggunaan dana sebaiknya dipantau dengan ketat dan penuh disiplin. Ini untuk menghindari terjadinya penggunaan dana yang tidak semestinya dan diluar dari pos-pos yang telah kita buat sebelumnya.</li>
</ol>
<p>Jadi diharapkan dengan adanya <strong>pengelolaan keuangan</strong> yang baik dan cukup fleksibel, suami isteri dapat lebih fokus pada perkembangan karir dan pekerjaan masing-masing, sehingga dapat memberikan perhatian yang lebih pada perkembangan pendidikan anak-anak.</p>
<p>Bagaimana dengan Anda sendiri dalam mengelola keuangan keluarga ini?</p>
<div style="border:1px solid #000000;font-size:11px;background-color:#F9F9F9;color:#333333;margin:10px 0;padding:10px 20px;">Artikel ini ditulis oleh <a href="http://www.acepsudrazat.com"><span style="color:#0000ff;"><span style="text-decoration:underline;">Acep Sudrazat</span></span></a> dan pertamakali dipublikasikan pada tanggal 19 May 2008. Artikel ini bebas Anda didistribusikan ulang untuk keperluan non-komersil selama mencantumkan nama penulis dan sumber artikel, serta tidak melakukan perubahan (sebagian atau keseluruhan) dari isi artikel tersebut.</div>
<hr />
<p><strong>Yang ini baca juga ya :</strong><br />
<a href="http://lianatown.wordpress.com/2008/10/08/mengelola-keuangan-dengan-baikmemperkuat-tali-pernikahan/" target="_blank">Mengelola Keuangan dengan Baik;Memperkuat Tali Pernikahan</a><br />
<a href="http://lianatown.wordpress.com/2008/10/08/mengapa-kita-bertengkar-karena-masalah-keuangan/" target="_blank">Mengapa Kita Bertengkar karena Masalah Keuangan?</a></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lianatown.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lianatown.wordpress.com/72/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lianatown.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lianatown.wordpress.com/72/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lianatown.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lianatown.wordpress.com/72/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lianatown.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lianatown.wordpress.com/72/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lianatown.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lianatown.wordpress.com/72/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lianatown.wordpress.com&blog=4975432&post=72&subd=lianatown&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lianatown.wordpress.com/2008/11/01/72/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/eaea799780d15280c1157bfb0d7242d0?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">lianatown</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Iriku</title>
		<link>http://lianatown.wordpress.com/2008/11/01/iriku/</link>
		<comments>http://lianatown.wordpress.com/2008/11/01/iriku/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 01 Nov 2008 01:37:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lianatown</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tulisan]]></category>
		<category><![CDATA[iri]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[kemakmuran]]></category>
		<category><![CDATA[kemiskinan]]></category>
		<category><![CDATA[lianatown]]></category>
		<category><![CDATA[menulis]]></category>
		<category><![CDATA[penguasa]]></category>
		<category><![CDATA[puisi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lianatown.wordpress.com/?p=70</guid>
		<description><![CDATA[Ada suatu masa ketika amil tidak menemukan orang yang mau menerima zakat
Ada suatu masa ketika seorang gubernur khawatir rakyatnya akan menjadi takabur, sombong karena rakyat yang dipimpinnya hidup sejahterah
Ada suatu masa dimana kemakmuran terjadi merata di seluruh penjuru dunia
Ada suatu masa dimana seorang negarawan tetap hidup bersahaja dalam kemakmuran negeri yang dipimpinnya
Subhanallah!! ternyata masa itu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lianatown.wordpress.com&blog=4975432&post=70&subd=lianatown&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Ada suatu masa ketika amil tidak menemukan orang yang mau menerima zakat</p>
<p>Ada suatu masa ketika seorang gubernur khawatir rakyatnya akan menjadi takabur, sombong karena rakyat yang dipimpinnya hidup sejahterah</p>
<p>Ada suatu masa dimana kemakmuran terjadi merata di seluruh penjuru dunia</p>
<p>Ada suatu masa dimana seorang negarawan tetap hidup bersahaja dalam kemakmuran negeri yang dipimpinnya</p>
<p>Subhanallah!! ternyata masa itu ada ketika sistem islam menaunginya</p>
<p>Pantaslah aku merasa iri</p>
<p>Ketika &#8230;&#8230;</p>
<p>Saat ini rakyat jelata harus mengemis, meraung, menangis, mengeluh, berdesak-desakan bahkan berkorban nyawa hanya untuk mendapatkan kesempatan mengais sesuap nasi  dan seteguk air</p>
<p>Ketika &#8230;&#8230;.</p>
<p>Saat ini para penguasa dengan seenaknya menjual sedikit demi sedikit aset negerinya untuk kepentingannya sendiri</p>
<p>Ketika &#8230;&#8230;.</p>
<p>Saat ini kemaksiatan bertebaran dimana-mana, seakan-akan tidak ada rasa takut lagi terhadap adzab Sang Pencipta.</p>
<p>Inilah kerusakan dan kegagalan sistem kapitalisme yang diterapkan sampai detik ini</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lianatown.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lianatown.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lianatown.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lianatown.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lianatown.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lianatown.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lianatown.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lianatown.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lianatown.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lianatown.wordpress.com/70/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lianatown.wordpress.com&blog=4975432&post=70&subd=lianatown&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lianatown.wordpress.com/2008/11/01/iriku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/eaea799780d15280c1157bfb0d7242d0?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">lianatown</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>10 Mitos Penyebab Keguguran</title>
		<link>http://lianatown.wordpress.com/2008/10/30/10-mitos-penyebab-keguguran/</link>
		<comments>http://lianatown.wordpress.com/2008/10/30/10-mitos-penyebab-keguguran/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 30 Oct 2008 12:03:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lianatown</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[hamil]]></category>
		<category><![CDATA[keguguran]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[lianatown]]></category>
		<category><![CDATA[mitos]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lianatown.wordpress.com/?p=64</guid>
		<description><![CDATA[Mitos, kadang bikin bingung, kadang bikin takut, kadang bikin kita tertawa. Sebelum menilai lebih jauh, teliti terlebih dahulu faktanya.
Seks
Mitos:
Ibu hamil tidak boleh melakukan hubungan seksual pada 12 minggu pertama kehamilannya&#8221;.

Fakta:
Belum ada penelitian medis yang membuktikan hubungan seksual menyebabkan keguguran. Jadi sepanjang hal itu tidak menyakitkan dan tidak menimbulkan ketidaknyamanan, silakan saja.
Olahraga
Mitos:
Ibu hamil tidak boleh berolahraga.

Fakta:
Latihan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lianatown.wordpress.com&blog=4975432&post=64&subd=lianatown&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="FI">Mitos, kadang bikin bingung, kadang bikin takut, kadang bikin kita tertawa. Sebelum menilai lebih jauh, teliti terlebih dahulu faktanya.</span></p>
<h3 style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="FI">Seks</span></h3>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="IN">Mitos:</span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="IN"><br />
Ibu hamil tidak boleh melakukan hubungan seksual pada 12 minggu pertama kehamilannya&#8221;.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="IN"><br />
<span>Fakta:</span><br />
Belum ada penelitian medis yang membuktikan hubungan seksual menyebabkan keguguran. Jadi sepanjang hal itu tidak menyakitkan dan tidak menimbulkan ketidaknyamanan, silakan saja.</span></p>
<h3 style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="SV">Olahraga</span></h3>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="IN">Mitos:</span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="IN"><br />
Ibu hamil tidak boleh berolahraga.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="IN"><br />
<span>Fakta:</span><br />
Latihan olahraga yang teratur dalam porsi cukup selama kehamilan bagus untuk Anda dan bayi. Sama sekali tidak ada resiko keguguran, asalkan porsinya tidak terlalu berlebihan dan membuat anda lelah melakukannya. Yang harus diperhatikan hindari memulai jenis olahraga baru yang belum pernah Anda lakukan pada saat sebelum hamil.</span></p>
<h3 style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="IN">Perjalanan udara</span></h3>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="IN">Mitos:</span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="IN"><br />
Berpergian dengan pesawat terbang menyebabkan keguguran.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="IN"><br />
<span>Fakta:</span><br />
Tidak ada bukti yang menyebutkan bepergian naik pesawat terbang menyebabkan keguguran, entah itu perjalanan singkat maupun panjang. <span id="more-64"></span><!--[if gte vml 1]&gt;                    &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><!--[endif]--></span></p>
<h3 style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Pemeriksaan ultrasonografi</span></h3>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="IN">Mitos:</span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="IN"><br />
Pemeriksaan ultrasonografi, seperti USG bisa menyebabkan keguguran.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="IN"><br />
<span>Fakta:</span><br />
Pemeriksaan USG tidak terbukti dapat meningkatkan risiko keguguran, meski ada beberapa kasus yang pada sejumlah ibu yang menjalani beberapa kali pemeriksaan USG selama kehamilannya ternyata melahirkan bayi-bayi kidal.</span></p>
<h3 style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Sauna</span></h3>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="IN">Mitos:</span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="IN"><br />
Sebuah studi tahun 1970-an mengaitkan mandi sauna dengan sejumlah problem kehamilan, risiko terbesarnya adalah keguguran.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="IN"><br />
<span>Fakta:</span><br />
Penelitian ini tidak dikonfirmasi lebih lanjut, sehingga tidak terbukti kebenarannya. Namun untuk mencegah janin di dalam kandungan menderita panas berlebih. Mandi sauna sebaiknya dibatasi hanya 10 menit, dan sebaiknya hindari air yang terlalu panas.</span></p>
<h3 style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Kopi</span></h3>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="IN">Mitos:</span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="IN"><br />
Konsumsi kopi bisa menyebabkan keguguran</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="IN"><br />
<span>Fakta:</span><br />
Penelitian menyebutkan jika ibu hamil minum lebih dari enam gelas kopi, teh, atau cola per hari, makan berisiko tinggi mengalami keguguran. jadi, asal porsinya tidak berlebihan tidak akan bermasalah pada janin, tetapi memang ada baiknya anda tetap menghindari mengkonsumsi kopi, teh, cola, dan minuman berkafein lainnya.</span></p>
<h3 style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Sinar-X</span></h3>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="IN">Mitos:</span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="IN"><br />
Pemeriksaan sinar-X menyebabkan keguguran</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="IN"><br />
<span>Fakta:</span><br />
Satu kali pemeriksaan dengan Sinar-X atau X-Ray selama kehamilan tidak akan menyebabkan keguguran, menimbulkan masalah pada kehamilan, atau berbahaya bagi janin. Meski demikian, dokter biasanya sangat berhati-hati dalam penggunaan X-ray pada ibu hamil, dan tidak pernah merekomendasi suatu seri terapi X-Ray pada ibu hamil sebelum usia kehamilannya 8 minggu.</span></p>
<h3 style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="IN">Menggunakan Komputer</span></h3>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="IN">Mitos:</span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="IN"><br />
Menggunakan komputer bagi ibu hamil bisa menyebabkan keguguran</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="IN"><br />
<span>Fakta:</span><br />
Jika ibu bekerja dengan komputer, tidak perlu khawatir radiasi layar monitor menyebabkan keguguran. Sebuah study menunjukan tidak ada hubungan antara penggunaan komputer dengan keguguran atau problem persalinan lainnya, meski Anda sepanjang hari mengetik di keyboard sekali pun.</span></p>
<h3 style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="IN">Penggunaan Microwave dan Oven</span></h3>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="IN">Mitos:</span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="IN"><br />
Penggunaan microwave bisa menyebabkan gangguan kehamilan</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="IN"><br />
<span>Fakta:</span><br />
Baru-baru ini ada laporan di media massa yang menyebutkan radiasi microwave berpeluang mencetus problem kehamilan, namun laporan ini tidak didukung penelitian ilmiah. Hal ini sekaligus mengkonfirmasi bahwa belum ada penelitian terhadap benda elektronika sejenis di sekitar ibu hamil yang radiasinya menyebabkan keguguran.</span></p>
<h3 style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="IN">Tambalan Gigi</span></h3>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="IN">Mitos:</span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="IN"><br />
Tambalan dari tembaga pada gigi harus dikeluarkan saat hamil</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="IN"><br />
<span>Fakta:</span><br />
Tambalan tembaga yang diperuntukan gigi tidak mengandung merkuri yang berbahaya bagi kandungan. Jadi tidak harus dikeluarkan saat ibu sedang hamil.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="IN">(sumber: suaramerdeka)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="IN"> </span></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lianatown.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lianatown.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lianatown.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lianatown.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lianatown.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lianatown.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lianatown.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lianatown.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lianatown.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lianatown.wordpress.com/64/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lianatown.wordpress.com&blog=4975432&post=64&subd=lianatown&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lianatown.wordpress.com/2008/10/30/10-mitos-penyebab-keguguran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/eaea799780d15280c1157bfb0d7242d0?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">lianatown</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>